Bismillahi tawakkaltu 'alallah, La khaula wala quwwata illa billa hil 'aliyyil Adhim..
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 November 2014

Foto Masyayikh P.P. Bidayatul Hidyah Mojogeneng, Mojokerto

Muassis Pon. Pes. Bidayatul Hidayah, KH. M. Yahdi Mathlab 

Ibu Ny. Hj. Mudawammah Yahdi
KH. Dimyathi Salim

K. Nur Hasan ( Pengasuh Pusat Pon. Pes. Bidayatul Hidayah 2014 )

KH. Huda Yahdi
KH. Shobiri Yahdi





KH. Syaifuddin Yahdi


KH. Fathoni Dimyathi, LC
KH. Imam Mahsus

Agus Marzuqi Shobiri
Agus H. Nur Rohman


Foto Bersama (Kiri : KH. Huda Yahdi, KH. Imam Mahsus, KH. Fathoni Dimyathi, LC, KH. Syaifuddin Yahdi, KH. Dawam, KH. Dimyathi, KH. Shobiri Yahdi )









KH. Agus Salim Yahdi beserta keluarga

Ustadz Harun Rosyid
Ustadz Arifin

Jumat, 28 Desember 2012

Mondok di Mojogeneng, Mojokerto

Alhamdulillahirobbil 'alamin..

Empat bulan yang lalu, tepatnya di awal bulan september saya berngkat dari rumah ( kediri ) menuju Pon. Pes. Bidayatul Hidayah Mojokerto yang terletak di Ds. Mojogeneng Kec. Jatirejo Kab. Mojokerto. Berbekal sedikit informasi dan segudang tekad saya pun berangkat. Dari kediri naik bus jurusan mojokerto turun di pertigaan Brangkal, trus  karena tidak ada angkutan umum, terpaksa naik ojek sebagi alternatif. Biasanya tukang ojeknya pasang tarif 15.000, tapi bisa ditawar kok.. Dan alhamdulillah sampai juga saya ditujuan saya,  walaupun sempat nyasar di pondok anak-anak. ( nyaris saja. hehe.. )

Jadi begini sob.. Buat antum-antum yang berminat mondok di Pon. Pes. Bidayatul Hidayah dan masih awam informasi dari salah satu pesantren yang terletak di wilayah Kabupaten Mojokerto ini, saya punya sedikit informasi buat antum. Semoga membantu! :)
Di Pon Pes Bidayatul Hidayah situ ada 11 asrama putra-putri sob. yang mana setiap asrama memiliki pengasuh masing-masing. Ini nama-nama asrama sekaligus nama pengasuhnya :
 Asrama Putra:
  • Asrama As Syifaiyah diasuh oleh KH. Agus Salim Yahdi
  • Asrama Al Ghozali diasuh oleh KH. Agus Salim Yahdi
  • Asrama Kun Aliman diasuh oleh KH. Imam Mahsus
  • Asrama Ar Ruhamaiyah Putra diasuh oleh KH. Nur Hasan 
  • Asrama Baitul Qur'an diasuh oleh KH. Fathoni Dimyathi, LC
Asrama Putri :
  • Asrama As Shomadiyah diasuh oleh Ibu Nyai Hj. Mudawamah Yahdi
  • Asrama Ahlu Qura diasuh oleh  Ibu Nyai Hj. Hamidah Shobiri
  • Asrama Al Khodijah diasuh oleh K. Agus Rifai
  • Asrama Ar Robi'iyah diasuh oleh KH. Imam Mahsus 
  • Asrama Ar Ruhamaiyah Putri diasuh oleh KH. Nur Hasan
  • Asrama Darul Qur'an diasuh oleh KH. Fathoni Dimyati, LC
  • Asrama Al Mathlab diasuh oleh KH. Agus Salim Yahdi
Bagi calon santri putra yang berminat menghafalkan Al-Qur'an bisa memilih Asrama As Syifaiyah yang dalam masalah pendidikannya pegang oleh KH. Agus Nur Rohman atau Asrama Baitul Qur'an yang dipegang langsung oleh KH. Fathoni Dimyathi, LC.

Sebenarnya sudah lama rasanya ingin posting, tapi mau tidak mau hasrat ingin posting harus ditahan. Karena dipesantren tidak boleh ke warnet, juga tidak boleh bawa hp.  ini kebetulan pas pulang, langsung posting deh.

Kapan-kapan disambung lagi lah.. mau sholat jum'at. dan nanti stelah sholat jum'at mau balik ke pondok.  seklaian pamit. :D
Dungo dinungo sob... ;) Assalamu'alaikum..
eh, antum dapat bonus sob! ini bonusnya.. Peta PPBH. :9

Lihat Peta Lebih Besar

Sabtu, 26 November 2011

Selamat Tahun Baru 1433 Hijriyah, Mari Berdoa diawal Tahun Ini


Berdoa diawal tahun merupakan salah satu sunnah di bulan Muharram.

Selamat Tahun Baru Hijriyah... 1433 H

Minggu, 17 Januari 2010

Saya dan Gus Dur

Alhamdulillah,,, wa syukurillah,,

Hari ini adalah hari ke-18(pada saat saya menulis catatan ini), dimana Gus Dur telah wafat. Seorang guru bangsa yang memiliki segudang prestasi, gelar, karya, jasa, ribuan pendukung fanatik (penganut gusdurisme) dan (mungkin kurang/ lebih) puluhan juta penggemar (gusdur holic) . Subhanallah..

Sedikit cerita saya bersama Gus Dur, walaupun sebenarnya kurang tepat dikatakan demikian karena saya tidak pernah berdua saja atau serombongan dengan beliau. hehe

Pertama kali saya mengenal beliau yaitu ketika saya kelas 5 SD. Tepatnya waktu beliau menjabat Presiden RI yang ke-4 dan dari saya membaca buku biografi beliau yang kalau gak salah berjudul "Dari Pesantren menuju Istana" ntah siapa penulisnya saya juga tidak begitu mengingatnya.
Buku itu memang cukup menarik untuk dibaca anak seusia saya pada waktu itu, karena desainnya berlayout kartun dan karikatur beliau.
Bahkan saya masih ingat sedikit dari buku itu yang menceritakan betapa gemarnya Gus Dur dalam membaca. Buku apapun itu. Bahkan pada usia 14 tahun beliau sudah mengalami minus 1sperempat.
Dan masih banyak cerita2 tentang rajinnya dan bahkan bandelnya Gus Dur dalam buku yang saya baca itu, termasuk salah satunya kebiasaan waktu kuliah di mesir, yaitu Gus Dur yang suka kabur dari jam kuliah untuk menonton Film di Bioskop. Siapa sangka akan menjadi orang nomer satu di Indonesia??
sungguh menarik buat saya.

Sampai usia saya sekarang ini, saya belum pernah berjabat tangan dengan beliau. Menjabatnya dengan penuh rasa takdzim.
namun lumayanlah, sudah dua kali saya bertemu dengan beliau secara langsung.
Yaitu :
- pada waktu ada kampanye PKB di Stadion Brawijaya Kediri tahun 1999 dulu, walaupun bertemu dalam jarak yang cukup jauh.
- yang kedua, alhamdulillah saya bisa bertemu langsung dengan jarak yang cukup dekat. yaitu pada waktu ikut acara Muspimnas PKB di salah satu hotel d Jakarta tahun 2009 kemarin.

Yang paling berkesan bagi saya adalah pada pertemuan kedua, dimana pada waktu itu saya yang secara tidak sengaja ikut dalam Muspimnas.( walau cua pembukaannya sih) hehe
saat saya berada dalam ruang auditorium, ( sebelum Gus Dur hadir ) di isi dengan nyanyian qosidah, lagu2 religi dan pop . Hingga akhirnya acara dimulai,
sang MC membuka acara!
dan ketika ditengah2 MC membuka acara, Gus Dur hadir bersama Ibu Shinta nuriyah (istri Gus Dur).
begitu mengetahui Gus Dur hadir, MC menyenandungkan Sholawat Nabi untuk menyambut kehadiran beliau.

Tahukah apa yang terjadi??
Subhanallah..
Hampir seluruh hadirin yang ada di ruangan menangis,,
Hampir seluruh hadirin berlinang air matanya sembari menyenandungkan sholawat nabi mengiringi Gus Dur dari pintu masuk sampai tempat duduknya yang paling depan melewati hadirin yang hadir.

entah menangis karena apa, saya juga tidak mengetahui masing2 alasan mereka. Tapi yang saya rasakan adalah, saya ikut bergetar karena jasa dan kegigihan beliau. dan betapa semangatya beliau yang pada waktu itu menyempatkan hadir walaupun dengan kondisi fisik yang lemah. (pada waktu itu gus dur menggunakan kursi roda bersama istrinya). dan yang terahir, saya ikut bergetar karena haru,
Subhanallah,, Beliau adalah satu2nya Ulama yang pernah menjadi orang nomor 1 di Indonesia.
Beliau adalah pewaris nabi!!
karena ada hadits "al 'Ulama warotsatul Anbiya' "

Dan ketika beliau wafat, subhanallah..
Pelayat tak kunjung putus berdatangan. dan bahkan hampir seluruh masjid dan musholla ( waktu itu saya di kediri) mengadakan sholat ghoib untuk Gus Dur.
ratusan ribu langkah mengiringi kepergian Beliau, n jutaan bibir berdoa untuk Beliau.
Bangsa ini begitu kehilangan.(bagi yang merasa Gus Dur ada)

Semoga Seluruh Amal Ibadah beliau di terima oleh Allah Subhanahu Wata'ala. Amien ya robbal 'alamin..

Kamis, 17 Desember 2009

Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1431 Hijriyah




Assalamu'alaikum!!
 Selamat Tahun Baru 1431 Hijriyah!! Semoga Amal ibadah kita yang telah kita lakukan di tahun kemarin, mendapat predikat di sisi Allah sebagai amal sholeh. Dan semoga Allah senantiasa melipat gandakan amal ibadah kita di tahun ini. Amien..
:)

Rabu, 16 September 2009

Semoga Mudik jadi Asik!! ^^

Lebaran sebentar lagi..!!
Yang hidup bukan di kotanya sendiri dah pasti punya agenda thunan ini. Terlepas ada cuti husus atau nggak.hehe,,

Semoga berkah Bulan Ramadhan senantiasa kita dapatkan di 11bulan kedepan! amien,, ^^

Minal Aidzin Wal faidzin...
Mohon maaf Lahir batin buat semuanya yah!! :)

Jumat, 31 Juli 2009

Rangkuman Sejarah Penyusunan Al-Qur'an


gambaran singkat tentang proses penyusunan Al-Qur'an :
- Pada mulanya al-Qur'an tidak tersusun sedemikian rapi seperti yang ada saat ini. Berawal dari turunnya yang berangsur-angsur, nabi meminta pada sahabat untuk menyalinnya dalam lembaran2 kulit unta, pelepah kurma, dan benda2 lain yang dapat di gunakan untuk menulis.
salah satu diantara sahabat nabi yang bertugas menulis wahyu tersebut adalah sahabat Zaid bin Tsabit.

Nabi langsung menghafal setiap kalamullah yang di turunkan melalui Jibril tersebut. dan meminta seluruh sahabat2 lain untuk menghaflnya. Hingga pada zaman Rosul terdapat ratusan bahkan ribuan Huffadz Al-Qur'an. Kemurnian Al-Quran begitu terjaga pada saat itu. Sungguh masa yang indah bila qt dpat bertemu dgannya.

- Ketika pada masa Khalifah Abu Bakar baru muncul kekhawatiran akan hilangnya Al-Qur'an di karenakan banyaknya sahabat-sahabat Huffadz yang gugur di medan peperangan. dan hal inilah yang menjadikan alasan Abu Bakar dan sahabat2 lain untuk mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur'an dari yang ada di pelepah kurma, kulit2 unta dan igatan para Huffadz untuk di kumpulkan menjadi MUSHAF. Ini di sebut dengan Penyusunan Al-Qur'an Tahap I

- Hingga masa khalifah Usman, Muncul masalah lagi yaitu tentang perbedaan bacaan Al-Quran. Pada mulanya hal ini tidak menjadikan suatu mslah besar bagi umat islam, karena pada dasarnya mereka memiliki dasar2 yang di sandarkan kepada Nabi, dan itu sahih.
Namun, kekhawtiran yang muncul yaitu " Bagaimana dengan generasi selanjutnya yang mereka tidak bertemu dengan Nabi??" mengingat pada masa Khalifah Usman itu saja sudah terjadi perbedaan bacaan dan bahkan berubahnya Ayat2 Al Qur'an. dan lebih parahnya lagi, mereka yang berselisih saling mengkafirkan cz perbedaan bacaan tersebut.

Maka Usman berdasarkan kesepakatan sahabat2, melakukan penyusunan ulang terhadap kalamullah tersebut dan menjadikannya satu bacaan. N susunan Al-Qur'an tersebut terkenal dengan nama MUSHAF UTSMANI. Setelah selesai penyusunan MUSHAF tersebut, Utsman meminta pada kaum muslimin untuk membakar Al-Qur'an yang berbaeda dengan yang ia dan sahabat susun tersebut, demi ukhuwah kaum muslimin pada masa itu dan sesudahnya. dan Al-Qur'an yang biasa qt baca adalah berkat jasa Abu Bakar, Utsman dan Sahabat2 yang lain yang ikut membantu dalam penyusunannya.
Dan sesungguhnya hal tersebut adalah mulia n itu adalah demi kebaikan kaum muslimin didunia.

wallahu a'lam